POLDA MALUKU Laksanakan Program Polisi Mengajar di SMA Negeri 14 Maluku Tengah, Tanamkan Kesadaran Hukum sebagai Bagian dari Adat Hidup Orang Basudara

Hatu, 23 Juli 2026 – Polda Maluku melaksanakan Program Polisi Mengajar di SMA Negeri 14 Maluku Tengah secara serentak bersama seluruh SMA di Provinsi Maluku. Kegiatan yang berlangsung pada jam pelajaran ke-1 dan ke-2 untuk kelas X dan XI ini mengangkat materi "Kesadaran Hukum sebagai Bagian dari Adat Hidup Orang Basudara". Kepala sekolah, Damaris Manuputty, S.Pd, mengapresiasi sinergi Polda Maluku dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dalam membentuk murid yang berkarakter dan taat

POLISI MENGAJAR

Hatu, Kamis, 23 Juli 2026Polda Maluku melaksanakan Program Polisi Mengajar di SMA Negeri 14 Maluku Tengah sebagai bagian dari kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku. Program ini dilaksanakan secara serentak di seluruh SMA se-Provinsi Maluku, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai kesadaran hukum, pembentukan karakter, serta memperkuat budaya hidup orang basudara di kalangan murid.

Kegiatan pembelajaran berlangsung pada jam pelajaran ke-1 dan ke-2 di seluruh kelas X dan kelas XI. Para personel Polda Maluku hadir langsung di setiap kelas untuk memberikan materi bertajuk "Kesadaran Hukum sebagai Bagian dari Adat Hidup Orang Basudara", yang dikemas secara komunikatif, interaktif, dan sesuai dengan kehidupan sehari-hari para murid.

Kepala SMA Negeri 14 Maluku Tengah, Damaris Manuputty, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepolisian Daerah Maluku atas pelaksanaan program tersebut.

"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polda Maluku atas terlaksananya Program Polisi Mengajar di SMA Negeri 14 Maluku Tengah. Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara Kepolisian Daerah Maluku dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, taat hukum, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena memberikan manfaat yang sangat besar bagi para murid," ujar Damaris Manuputty, S.Pd.

Di kelas XI-2, materi disampaikan langsung oleh Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, selaku Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, yang merupakan wilayah hukum di bawah Polda Maluku.

Sebagai pengantar pembelajaran, beliau menekankan pentingnya menumbuhkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui doa, sebagai fondasi utama dalam membangun karakter murid. Menurutnya, karakter yang baik akan menjadi dasar bagi setiap murid untuk bersikap disiplin, bertanggung jawab, menghargai sesama, serta menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum.

Beliau juga mengajak para murid untuk memahami bahwa kesadaran hukum tidak hanya berkaitan dengan menaati peraturan, tetapi juga merupakan bagian dari nilai-nilai adat hidup orang basudara yang telah diwariskan oleh masyarakat Maluku. Nilai saling menghormati, menjaga persaudaraan, menyelesaikan persoalan dengan bijaksana, dan hidup dalam kedamaian merupakan budaya yang harus terus dipelihara oleh generasi muda.

Selama kegiatan berlangsung, para murid mengikuti pembelajaran dengan antusias. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai penerapan nilai-nilai hukum dan kehidupan bermasyarakat di lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaan kegiatan di SMA Negeri 14 Maluku Tengah, Polda Maluku menurunkan dua tim pengajar, yaitu:

Tim I

  • Kombes Pol. Aris Bachtiar, S.H., S.I.K., M.SiKabidkum Polda Maluku
  • AIPTU Christoffel Augy NaruaPs. Pamin 1 Urren Bidkum Polda Maluku

Tim II

  • AKP June C. Nanariain, S.H., M.HPaur Banhatkum Bidkum Polda Maluku
  • BRIPTU Ika Ayu Wildaningtias, S.HBa Sunluhkum Bidkum Polda Maluku
  • AIPTU Aksamina Pariama, S.HBa Sunluhkum Bidkum Polda Maluku

Melalui Program Polisi Mengajar, Polda Maluku berharap para murid semakin memahami pentingnya menjunjung tinggi hukum, memperkuat karakter, menjaga nilai-nilai persaudaraan, serta menjadi generasi yang mampu berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Maluku bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dalam menghadirkan pendidikan karakter yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan moral, etika, dan kesadaran hukum bagi para murid di seluruh Provinsi Maluku.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT